~ikhti@r …

Berawal dari sebuah komen Orin … seorang sahabat bloger yang nekat membuat (semacam) giveaway … (ini pengakuan teh Orin sendiri) … sebagai rasa syukur atas perjalanan kisah-kasih dengan suaminya tercinta, dan berharap bisa merayakannya bersama-sama sahabat bloger … itulah awal penyebab saya bagaikan banci kontes yang ikutan kontes ... ini komennya πŸ˜›

Β  Orin on September 9, 2011 at 12:26 pmΒ  :
~ Ooom @bluss, ada giveaway di tempatku, ikutan duuunk *kedip2*

Sebelum ini … saya jarang mengikuti kontes begonoan … karena merasa kurangΒ  mampu bersaing dalam tulis-menulis. Apalagi tulisan yang sudah ditentukan thema-nya dan batas waktu tayang. Tetapi permintaan Orin, si sobatΒ  maya … susah mencari alasan menolaknya … karena lansung minta via komen dan dia termasuk setia meninggalkan jejak pada blog @brus. Yuhuii … cari2 pembenaran merasa ‘bukan banci kontes … πŸ˜‰

Alasan lain … saya ingin mengucapkan selamat buat Orin & suamiΒ  … Ambil daun jalin ketupat, ketupat dijalin daun kelapa, andai jari tak dapat berjabat, tapi kata masih bisa berucap …  “Selamat ya teh Orin – semoga pernikahan yang sudah dibangun selama 1 tahun ini semakin kokoh,Β  penuh kedamaian, kebahagiaanΒ  dan kasih sayang. Semoga cepat dikaruniai momongan … serta senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Amin”.

Kata “semoga cepat dikaruniai momongan” ini … kontan mengingatkan saya kepada kakak kandung saya yang telah 10 tahun lebih menikah, namun belum juga di karuniai momongan oleh Yang Maha Pengasih. Padahal kakak saya … yang berprofesi sebagai bidan telah berusaha dengan optimal dan maksimal sesuai disiplin ilmu kebidanan yang sah dan sesuai pula dengan norma2 Islam … namun sampai sekarang si~kakak … belum juga merasakan hamil – hal yang sangat didambakan kaum hawa sebagai bukti perempuan sejati.

inilah foto kami berdua semasa kecil … kakak dan saya … πŸ™‚

Foto kami berdua ini … salah satu foto faourit papa-mama … kenapa begitu? … karena foto itu di pajang diruang kerja beliau di rumah … apakah foto itu membawa energi positif bagi beliau? Entahlah – saya sungkan menanyakan… hehehe …Β  Foto itu dibuat sekitar awal tahun 80-an, waktu kami usia balita, kakak usia 5 tahunan dan saya 2 tahunan. Setamat kuliah saya dan kakak jarang berkumpul, masing2 sibuk dengan kegiatannya sendiri. Namun kami selalu mesra berhalo ria via hp, saling berbagi dan saling mensuport serta koreksiΒ  kegiatan kami sehari-hari.

Rumah tangga kakak dan suami cukup harmonis … pasutri muda ini menjalani awal berumah tangga dalam bahtera mertua indah. Papa-mama tidak membolehkan mereka tinggal diluar kalau hanya ngontrak rumah. Alhamdulillah … sudah 4 tahun ini mereka tinggal dirumah sendiri (walau kredit) dan ditemani mobil dinas dari kantor suami.

Masih jelas dalam ingatan saya,Β  kakak dilamar oleh seorang perwira muda TNI-ALΒ  yang masih dinas di Aceh (waktu itu masih bergolak) dan setahun kemudian (Juni 2001) mereka menikah … seminggu sesudah malam pengantin mereka, sang suami kembali ke Aceh. Baru 10 bulan kemudian dapat berkumpul kembali waktu cuti hari raya idul fitri (itupun hanya seminggu) … mereka pisah ranjang.Β  Dan 3 tahun kemudian suami kakak dapat pindah tugas di Jakarta, tetapi dinasnya di kapal TNI AL yang beroperasi di lautan Indonesia bagian timur dan hanya dapat kumpulΒ  dengan keluarga (1 minggu) setelah berlayar 1 bulan … rutinitas itu dijalani 2 tahunan.

Ada betulnya juga baru sekitar 4 tahun ini kakak dan suami dapat dikatakan berumah tangga yang sebenarnya, setelah sang suami (kini telah menjadi perwira menengah) mendapat dinas di Jakarta. Kurun waktu itulah mereka fokus berusaha untuk mendapatkan momongan. Pernah saya mengusulkan pada kakak agar meng-adopsi-anak. Namun kakak tidak sependapat dengan cara tradisional itu (mancing anak), saya tidak mengejar alasannya. Apakah karena pertimbangan 3 B..?Β  (babat-bebet-bobot) – entahlah. Namun dia pernah bilangΒ  … tidak mau punya anak dengan cara instan – tiba2 sudah menggendong bayi dan ogah banget mendengar pertanyaan … kapan hamilnya? … 😦

Hingga suatu hari sebulan yang lalu … hp saya berdering dan diujung sana si kakak berkata : “Dekkk … kakak hamillll “Β Β  Mendengar berita itu kontan saya jawab tak kalah teriaknya : “Alhamdulillahhh … Allahhuakbarrrrr!!” ….Β  Memang pagi tadi via sms kakak mengabarkan bahwa dia dan suami sedang di RSCM, memeriksakan hasil test kehamilan pada dokter obgyn yang merawatnya. Kakak memang sangat bangga dan yakin akan keunggulan tenaga ahli medis or paramedir RSCM, apalagi Akbid RSCM adalah almamaternya.

Hanya itu dialog kami, saya terdiam penuh linangan air mata.Β  Air mata penuh haru, betapa tidak 10 tahun kakak menahan sabar … freqwensi sabaarrrr yang sangat tinggi … bayangin aja teman’s, si kakak sehari-hari dinas di ruang kebidanan bagian persalinan Rumah Sakit. Sudah tentu setiap hari pula sewaktu menolong persalinan akan menyaksikan wajah pasutri dan keluarga yang ceria dapat karunia seorang bayi yang baru lahir dari rahim ibu mereka. Sudah pasti kakak juga selalu berharap (tiap hari melihat ibu2 hamil or melahirkan), kapankah dia akan menikmati suasana ceria-bahagia sedemikian rupa?

Saat itulah … walau hati masih berdebar harap2 cemas – saya langsung sujud syukur seraya berdoa :

” Ya Allah – Engkau Zat Yang Maha Tinggi, Yang Maha Pengasih Tak Pilih Kasih, Yang Maha Pengayang Tak Pilih Sayang, pada Mu hamba bersyukur atas karunia-Mu pada kakak hamba dan berharap ridhoilah usaha kakak hamba, berkahilah usaha mereka suami istri dan kabulkan permintaan mereka.”

“Janganlah ditunda-tunda lagi Ya Rabb. Mereka sudah lama menanti Ya Allah. Anugerahilah mereka dengan putra/putri yang gagah/cantik serta lindungilah ibu dan anak untuk selalu dalam keadaan sehat wala’fiat”. Amin!

Kakak hamil via program bayi tabung –
itulah ikhtiar paling akhir yang mereka tempuh –
kami sekeluarga sangat mendukung dan merestui serta selalu mendo’akan.
Amin Allahumma Amin..!

(kini kehamilan kakak masuk usia 4 minggu)
(teman’s – mohon do’a restunya)

^o0o^

~Orin, akhirnya saya bisa ikut untuk meramaikan acaramu …
Alhamdulillah … πŸ˜›

^o0o^

PS : Foto dan kisah ini ikut serta pada :Β 
1st Giveaway: The Sweetest Memories
yang diadakan oleh Orin.

^o0o^

Jakarta, 14 September 2011

^o0o^

STOP PRESS : ( Jakarta, 21 September 2011 … )

Nama para pemenang dari 1st Giveaway : The Sweetest Memories.

  • Kategori foto dan kisah paling menarik

1. Mba Rina : Kenangan Indah di Bulan Oktober
2. Bu Irma : Selamat Jalan, Ibu
3. Kak Jul : Sebelum Berpisah
Masing-masing mendapatkan satu buah buku Habibie-Ainun

  • Kategori foto paling β€˜bercerita’

1. Teh Hilsya : Senyum SejutaDollar
2. Mba Susindra : Ikatan Dua Hati – Sweetest Memories
Masing-masing mendapatkan satu buah buku berjudul Ayahku (Bukan) Pembohong

  • Kategori foto paling jadul

Om NH : Memorable Moment
Mendapatkan satu buah buku berjudul Jepun Negerinya Hiroko

  • Kategori foto dan kisah paling menginspirasi

1. Mas Arman : Galau Membawa Berkah
2. @brus : Ikhti@r
3. Dhila : Meskipun Engkau Buta, Dik

Secara berurutan mendapatkan buku 200 Kisah Terindah Sepanjang Masa dari China, 101 Cerita Bijak dari Korea, Surat Kecil Untuk Tuhan

^0o0o^

Dalam kontes itu postingan ~ikhtiar … ikut menang, lihat pengumuman diatas… πŸ˜‰

Jakarta, 21 September 2011

^o0o^

Iklan

43 responses to this post.

  1. Nulis komen dulu ah… πŸ˜›

  2. Abruuusss, mata saya berkaca-kaca baca posting ini…
    Selain seneng baca kakak yang sudah positif hamil, saya juga terharu membaca kedekatan Abrus dengan sang kakak, bayangin…sampe bisa dibikin posting segala, buat lomba pula..

    Oriiiin, menangin ini juga ya!
    πŸ˜‰

  3. Abrus, bismillah, saya doakan dengan tulus semoga kaka bisa menjalani kehamilan ini dengan sehat dan lancar sehingga buah hati yang diidamkan bisa didapatkan dengan selamat dan normal.
    Amin.

  4. @ Bintangtimur : Aminn Aminn Ya Rabbal Alaminnn …
    Ibu BintangTi, saya tidak mampu berkata lain πŸ˜‰
    mata saya ikut berlinang – makasih – makasih ya bu … πŸ˜€ πŸ˜›

  5. alhamdulillah merinding baca nya nih. sungguh suatu kesabaran luar biasa ya. 10 tahun kan bukan sebentar, lama banget itu. hebat kakaknya mas sabar banget. sodara aku juga ada baru 7 tahun dapet momongannya. luar biasa semoga nanti ketika jabang bayi lahir ke dunia, jadi anak yang sholeh/sholehah. berbakti, amin..

    semoga lancar-lancar ya, amin..saya favoritkan postingan ini jadi juara di kontes nya teh orin

    keren πŸ™‚

  6. Huhuhu….om @bruuus, kacamataku berembun iniiih, hiks…
    Subhanadlloh Kakak sabar bgt, Orin aja baru setahun menanti kadang sediiiih, maraaah, kecewaaa *lebay dot com*. Jadi belajar banyak dr postingan ini..

    Sudah Orin catat @brus, tengkyu bgt udh ikut meramaikan yaa πŸ˜‰

    PS : @-nya ga tertulis di link coz a keong, bukan a beneran πŸ˜›

  7. Eh eh kalo Kang @brus udah nikah belom? πŸ™‚

  8. @ maminx : Aminn Aminn Ya Rabbal Alaminnn …
    saya juga tidak bisa berkata lain selain do’a itu … makasih banget ya! πŸ˜€

    @ Orin : ikut terharu baca komenmu … πŸ˜€
    teh Orinn, saya ikut kontesmu bukan cari menang lho.. (BintangTi ada2 aza)… πŸ˜€
    tapi terdorong keinginan utk ‘berbagi dgnmu … sungguh…
    πŸ˜›

    @ Asop : hahaha – komennya beda sendiri … πŸ˜†

  9. kakaknya cantik om.. hehe…

  10. pastilah cantik dhila … kalo gak – sang perwira itu gakkan kepincut gituu πŸ˜›

  11. akhirnya dapat juga aku alamat url mu ini bang
    alhamdulillah kakaknya udah hamil
    selamaaat
    mana donk poto jaman sekarangnya?

  12. Alhamdulillah, @brus , berkat kesabaran Kakak , akhirnya Allah swt mengizinkan beliau utk hamil .
    bunda urun doa, semoga kakak dan jabang bayi selalu sehat hingga hari kelahiran nanti ,aamiin

    semoga @brus sukses dlm acarnya Orin ini
    salam

  13. @ dhila 18 : makasih ya πŸ˜›

    @ omman : idem dhila 18 …

    @ julie : makasih do’anya ..
    fotonya akan tampil plus baby … Insya Allah … mohon do’anya teruss … πŸ˜›
    eniwey … kenapa saya gak bisa komen di blogmu – ditolak terus … hikss … 😦 *sebel.com*

    @ bundadontworry : aaminn .. aaminn… πŸ™‚
    bunda – makasih do’a-do’a nya … πŸ˜€

  14. alhamdulillah.. semoga bisa menjadi anak shaleh yaa.. aamiin.. πŸ˜€

  15. Saya jadi ingat kata Ibu saya, Mas.
    Setiap kesabaran, niscaya doa tersebut kan dijawab.
    Ibu saya bilang begitu sewaktu ingin pindah dari Aceh yang bergejolak tapi belum bisa juga. Setelah sekian tahun menunggu, akhirnya dia bisa juga pindah dari Aceh.

  16. @ Rizky Nidiana : aminnnnnn … InsyaAllah … πŸ˜€

    @ sulunglahitani : Kalaulah ibu kita yg berkata …
    InsyaAllah, itu do’a bagi kita … πŸ˜€

  17. kereen πŸ˜› ak sampe terharu, deket banget ya om sama kakaknya πŸ™‚ mukanya aja mirip kok πŸ™‚ semoga kakak dan om abrus selalu sehat ya πŸ™‚

  18. @ Tiara Putri : aminnnnn …. makasih Tiara πŸ˜›

  19. kemarin semangat saya sedikit mengendur berobat ke RSCm
    membaca cerita ini jadi naik lagi semangatnya
    hmm ….

    semangat ya buat kakaknya abrus
    semoga diberi kesehatan dan keselamatan sampai bayi lahir, insya Allah, aamiin!

  20. @ niQue : Amin Ya Rabbul Alamin..
    makasih niQue …. RSCM maju terus jadilah ‘pilihan pasienmu … πŸ˜›

  21. wawak saya sendiri, sejak dia menikah sekitar tahun 80an sampe sekarang, belum juga dikaruniai anak. manusia hanya bisa berikhtiar bukan?? tetap Allah sebagai pemberi hasil akhir.. semoga kandungannya selalu sehat.. πŸ™‚

  22. @ Dhenok : aminnnnn …. πŸ˜€
    wawaknya – lebih sabar lagi ya … πŸ˜›

  23. alhamdulillah, selamat πŸ™‚
    semoga sehat terus dan lancar semuanya sampai persalinan dan sampai anaknya gede nanti…
    saya jadi inget ceritanya ortu saya yang nunggu 6 tahun buat dapet saya πŸ˜€

  24. Hubungan kakak-adek yang bikin salute.
    Dilingkungan saya juga banyak yang memerlukan penantian panjang untuk mendapatkan seorang momongan, syukur kakaknya @brus penantiannya berbuah amanah, semoga ibu dan calon bayi, sehat-sehat.

  25. @ nicil : aminnnn …
    hmm … gitu ya … 6 th? cukup lama juga ya … πŸ˜€
    makasih ya nic …

    @ ysalma : aminnn …
    makasih atas do’anya πŸ˜€

  26. Abrus senengnya dapat kabar begituan dari kakak ya, btw foto abrus imut-imut deh waktu kecil.. πŸ™‚

  27. Eh Abrus sorry ya.. bukannya ga mau mampir ke sini, tapi setiap aku click blognya abrus masuknya selalu ke tampilan wordpress, sudah kuketik ulang di mesin pencarian selalu begitu jawabannya, ada apa dengan blog abrus??

  28. padahal aku sudah kangen berat mau main kesini, warna ijo lumut (biar jomblo tapi imut) di blognya abrus masih keingat terus, tapi gimana selalu ga bisa masuk kesini, nah lo..

  29. Alhamdulillah…buat kakaknya…selamat yah.. semoga sehat walafiat sampai momongan hadir… waduh..kayaknya saya akan seperti suami kakaknya mas brus deh.. ckckckck…
    hebat yah hubungan adik dan kakak yang sangat harmonis…

  30. Turut berdoa semoga kandungan kakak sehat selalu dan saat melahirkan nanti, ibu & bayi sehat selamat semuanya…
    Abrus, semoga sukses juga dihajatannya Orin ya πŸ™‚

  31. @ yuniarinukti : … waktu membaca komen ibu Bintangtimur,
    teh Orin dan mas Maminx – saya ikut terharu dan berlinang air mata … πŸ˜‰
    tapi membaca komenmu saya geli nih … kok nulis :”kabar begituan…”
    (bahasanya itu lho) 😦 … tapi tak mengapa … makasih banget do’a nya ya mbak
    enywei …gak bisa komen? iya saya juga bingung,
    entah apanya yg kena ‘kutak-kutik jari saya hingga berhal demikian …
    hihihi … tapi bisa kok πŸ˜‰
    caranya klik ‘abrus yg ada pada kolom komen blog yunicute … πŸ˜›

    @ muamdisini : aminnnnnn ….
    makasih mas – waduh kenapa bisa ikutan kayak demikian?
    Janganlah hendaknya. Amin! πŸ˜€

    @ mechta : aminnn … makasi mas πŸ˜‰ …
    namun bukan menang dlm kontes tujuan saya …
    tetapi berbagi dgn sobat2 yg sedang ‘nunggu momongan … πŸ˜›

  32. hii salam kenal iya dari vira .. πŸ™‚
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 … ^_^ good luck iya…..

  33. Allahuakbar
    bang abrus..saya hampir menangis baca postingan ini..
    gak kebayang 10 tahun penuh kesabaran..ya Allah semoga pasangan kakak bang abrus ini mendapatkan kemudahan di kemudian harinya πŸ™‚

  34. @ vira : salam kembali πŸ˜€
    makasih atas kunjungannya … πŸ˜›

    @ melly : Amin Amin Ya Rabbul Alamin …
    makasih ya Mel – InsyaAllah harapan pasutri itu di kabulkan dan dimudahkan Allah SWT segala urusan dan usahanya. Amin

  35. Waaah, selamat ya mas brus..
    salut atas ketabahan sang kakak.. πŸ˜€
    moga2 aja ibu dan bayinya sehat selalu ya,, titip salam, πŸ™‚

  36. @ Amela : makasih atas do’anya … salam akan disampaikan πŸ˜€

  37. semoga kakak sehat-sehat selalu n jga calon bebinya.. sama kek aku ya brus… tapi aq ga pake program bayi tabung… Alhamdulillahh Allah kasih kesempatan aku tuk minta langsung padaNya…
    Btw, teman mainku waktu kecil juga, perwira menengah TNI-AL… dia juga menunggu puluhan tahun kek aku… kemarin lahirann bareng bulannya… subhanallah… ^^

  38. @ sunflo : Amin Ya Rabb …

    Subhanallah … itulah Kuasa-Nya …
    Saya ikut sedih dan gembira mendengar berita itu bukan karena masa menunggu 10 tahun, terlebih freqwensi sabar kakak yg tinggi apalagi dinas di persalinan RS … gak bisa dibayangkan … πŸ˜€

  39. Posted by alivyaa on Oktober 18, 2011 at 10:08 am

    Alhamdulillaah yah .. πŸ™‚
    Belajar ikhlas dr tulisan ini,
    ikhlas pd segala ketentuan Allah SWT,
    Dia lah Yang Maha Tahu waktu yang tepat πŸ˜‰

  40. @ alivyaa : syukur Alhamdulillah … kalo tulisan ini bermamfaat …
    salam taqzim selalu πŸ˜›

  41. Alhamdulillah…..

    Seorang Bidan juga manusia biasa, seorang yang anak yang lahir dari tangan seorang bidaN…. kebahagiaan tersendiri melebihi apapun πŸ™‚

  42. @ Mila : minggu lalu kakak & suami mengadakan acara ‘do’a & syukur (dlm kehamilan 7 bulan) … πŸ˜‰

    do’akan ya teman’s πŸ˜›

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: